Beranda / DAERAH / Sekda Kota Metro, Dorong Disperindag Perkuat Pengendalian Inflasi dan Optimalkan Aset Daerah

Sekda Kota Metro, Dorong Disperindag Perkuat Pengendalian Inflasi dan Optimalkan Aset Daerah

 

Metro, Beritajurnalis.com — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Metro mendapat perhatian khusus dari Sekretaris Daerah Kota Metro, Senin (31/8/2026)

Disperindag diminta semakin aktif memperkuat pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, sekaligus mengoptimalkan aset pemerintah daerah yang berada di sektor perdagangan.

Dikatakan Sekda Kota Metro Ahmad Hariyanto, bahwa pengendalian inflasi merupakan salah satu tugas penting yang membutuhkan kerja cepat dan terukur dari perangkat daerah, khususnya Disperindag.

“Kondisi ekonomi global, perubahan iklim, serta hasil panen yang berfluktuasi, dapat memberikan tekanan terhadap harga barang dan kebutuhan pokok di masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, dampak kenaikan harga paling dirasakan oleh masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah.

“Karena itu, Saya meminta  Disperindag tidak hanya melakukan pemantauan harga di pasar, tetapi juga memastikan rantai pasok dan distribusi barang berjalan dengan baik,” kata Sekda.

“Pengawasan harga tidak hanya cukup dilakukan di tingkat pedagang atau pasar, tetapi juga harus turun langsung ke gudang-gudang untuk memastikan tidak ada penimbunan dan memastikan tidak terjadi kelangkaan,” imbuhnya.

Selain itu Sekda meminta Disperindag melakukan monitoring secara berkala terhadap perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di Kota Metro.

“Apabila ditemukan indikasi penimbunan, kelangkaan barang, maupun permainan harga, agar segera dikoordinasikan dengan Satgas Pangan dan instansi terkait,” ucapnya.

Selain pengendalian inflasi, Sekda juga menyoroti potensi aset Pemerintah Kota Metro yang berada di lingkungan pasar dan pertokoan.

“Aset ini memiliki potensi untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), di tengah kondisi fiskal daerah dan ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat, optimalisasi aset menjadi langkah penting yang harus dilakukan,” terangnya.

“Pemerintah Kota Metro memiliki banyak aset, terutama di lingkungan pasar dan pertokoan yang harus kita optimalkan untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah,” imbuhnya.

Sekda meminta Disperindag bersama perangkat daerah terkait segera melakukan pendataan dan evaluasi terhadap aset-aset yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Disperindag memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok. Karena itu, langkah antisipasi harus dilakukan sebelum terjadi gejolak harga di masyarakat,” tambahnya.

Sekda menegaskan, Pemantauan terhadap ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi, hingga perkembangan harga di tingkat pedagang menjadi bagian penting dalam menjaga inflasi tetap terkendali.

“Urusan inflasi bukanlah pekerjaan rumah satu dinas semata. Pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab kolektif yang dikoordinasikan melalui tim pengendalian inflasi daerah,” tegasnya.

Ahmad menambahkan, Disperindag menjadi salah satu perangkat daerah yang memiliki peran penting dalam memastikan perdagangan dan distribusi barang kebutuhan masyarakat tetap berjalan sehat.

“Saya mengapresiasi kinerja Disperindag selama ini. Namun, ia menilai tantangan ke depan menuntut seluruh jajaran agar bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih cepat,” paparnya.

“Dengan penguatan pengawasan harga, pemantauan distribusi, serta optimalisasi aset sektor perdagangan, saya berharap Disperindag mampu berkontribusi terhadap pengendalian inflasi, sekaligus meningkatkan perekonomian dan PAD Kota Metro,” pungkasnya. (Aliando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *