Lampung Timur, Beritajurnalis.com SMK Wahid Hasyim terus berupaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan kreativitas peserta didik melalui kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Sabtu (24/10/2026)
Hal tersebut sebagai salah satu penerapan kurikulum merdeka dengan program kegiatan kokurikuler yakni kuliner Nusantara.
Kegiatan serupa diikuti 6 kelompok dari siswa kelas sepuluh, sebelas, dan dua belas. menjadi salah satu bentuk pembelajaran nyata yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan potensi, keterampilan, serta kemampuan berwirausaha sejak dini.
Dikatakan ketua Pelaksana Kegiatan Ismawati, S.Pd.I, bahwa melalui kegiatan serupa para siswa belajar mengenal dunia usaha secara langsung, mulai dari proses produksi, pengemasan produk, pemasaran, hingga pelayanan kepada konsumen.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berwirausaha, tetapi juga melatih siswa agar lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu berpikir inovatif dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan dunia usaha,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan UMKM SMK Wahid Hasyim bertujuan mengajarkan siswa agar mampu memanfaatkan peluang usaha, mengembangkan ide-ide kreatif, serta memiliki bekal yang cukup untuk menjadi generasi muda yang produktif dan mandiri setelah lulus sekolah.
“Saya berharap pihak Sekolah terus mendukung kegiatan positif ini agar menjadi wadah pengembangan bakat dan minat siswa di bidang kewirausahaan. Semangat berinovasi dan pantang menyerah menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap bersaing di era modern,” jelasnya.
Sementara itu kegiatan yang sama mendapat tanggapan positif dari Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) SMK Wahid Hasyim Riski Rian Hartawan, bahwa dirinya menilai UMKM SMK Wahid Hasyim menjadi sarana yang bermanfaat bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan pemasaran, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak di bangku sekolah.
Menurut Riski, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara langsung mengenai dunia usaha.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman berwirausaha, tetapi juga belajar mengembangkan ide kreatif, memasarkan produk, dan memahami proses menjalankan usaha secara mandiri,” kata dia.
Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak siswa yang memperoleh manfaat dan pengalaman berharga.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangun kemampuan berinovasi,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, keterlibatan siswa menjadi salah satu aspek penting, termasuk dalam menyiapkan modal usaha dan mengelola kegiatan secara bersama-sama.
“Ini dapat menjadi pengalaman nyata bagi siswa untuk memahami tanggung jawab, kerja sama, serta pengelolaan usaha,” terangnya.

Riski juga berharap pihak sekolah dan para guru terus memberikan dukungan terhadap kegiatan positif yang melibatkan kreativitas dan kemandirian siswa.
“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong siswa SMK Wahid Hasyim agar tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di kelas, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan di masa depan, khususnya dalam bidang pemasaran dan kewirausahaan,” tambahnya.
“Dari program ini, diharapkan lahir generasi muda yang kreatif, mandiri, inovatif, dan mampu melihat peluang usaha di tengah perkembangan dunia kerja dan bisnis,” pungkasnya. (Aliando)