Metro, Beritajurnalis.com – Dinas Pemadam dan Penyelamatan (Damkar) Kota Metro kembali melakukan pembersihan tumpahan diduga solar di ruas jalan wilayah Metro Barat, Selasa. Ini merupakan kejadian kedua dalam dua hari berturut-turut di lokasi yang sama, Selasa (4/8/2026)
Adapun lokasi tumpahan Solar berada di depan pasar Margorejo Metro Selatan.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Metro, Wilastri, mengatakan, pada kejadian kali ini pihaknya mengubah metode penanganan berdasarkan evaluasi dari penanganan sebelumnya.
“Kalau kemarin kami menggunakan dua armada modul karena ada tumpahan di dua jalur. Untuk hari ini cukup menggunakan satu unit mobil dengan kapasitas air yang lebih besar. Berdasarkan pengalaman kemarin, kami juga menggunakan foam atau bubuk deterjen untuk membersihkan tumpahan,” ujarnya.
Menurutnya, tumpahan tersebut diduga berjenis solar.
“Kalau oli biasanya lebih susah dibersihkan. Kalau ini setelah menggunakan deterjen cukup mudah dibersihkan, sehingga kemungkinan besar ini solar,” katanya.
Ia mengaku belum mengetahui sumber tumpahan tersebut, apakah berasal dari kendaraan yang melintas atau sumber lainnya.
“Kami hanya berdasarkan laporan masyarakat. Dari informasi yang kami terima, sudah banyak pengendara yang terjatuh karena jalan menjadi licin akibat tumpahan solar,” jelasnya.
Wilastri menambahkan, kejadian yang berulang dalam dua hari berturut-turut di lokasi yang sama menjadi perhatian serius. Ia berharap ada koordinasi dengan instansi terkait dan kepolisian untuk melakukan pengawasan.
“Dalam minggu ini sudah dua kali terjadi di tempat yang sama. Mungkin perlu bekerja sama dengan dinas terkait maupun Polsek Metro Barat untuk melakukan pemantauan, karena kejadian ini terus berulang,” ungkapnya.
Wilastri juga mengapresiasi masyarakat yang cepat melaporkan setiap kejadian kepada Damkar sehingga penanganan dapat segera dilakukan dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang selalu responsif melaporkan setiap kejadian kepada Damkar. Laporan tersebut sangat membantu kami dalam menentukan penanganan yang harus segera diprioritaskan,” pungkasnya. (Aliando)





