Metro, Beritajurnalis.com — Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, menegaskan pentingnya membangun ekosistem literasi yang mampu menjawab karakter dan kebutuhan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Kamis (17/9/2026)
Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Agus Muhammad Septian, bahwa kegiatan Festival Literasi Kota Metro, menjadi salah satu upaya memperkuat budaya membaca, belajar, kreativitas, serta pengembangan pengetahuan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Anak-anak Gen Z itu rasa ingin tahunya tinggi sekali. Ini menjadi peluang bagi mereka yang betul-betul ingin mengembangkan kreativitas dan pengetahuannya,” ujar Agus.
Ia menilai tingginya rasa ingin tahu tersebut harus direspons dengan menyediakan ruang belajar dan saluran pengetahuan yang memadai.
“Pemerintah memiliki peran penting dalam memastikan generasi muda dapat memperoleh akses terhadap sumber belajar yang berkualitas,” tuturnya.
Agus juga menekankan pentingnya literasi digital bagi generasi muda. Menurutnya, visi Kota Metro sebagai kota cerdas perlu dibangun dengan membekali anak-anak dengan kemampuan memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif.
“Bagaimana kita membangun belajar itu melalui anak-anak Gen Z, memperkenalkan mereka dengan literasi digital yang baik,” katanya.
Tak hanya itu, berbicara mengenai rasa ingin tahu, Agus juga memberikan pandangan berbeda mengenai anggapan bahwa generasi muda saat ini memiliki mental yang lebih lemah dibandingkan generasi sebelumnya.
“Justru melihat tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh lebih kompleks,” ucapnya.
“Kalau dikatakan mental anak-anak Gen Z itu lembek, saya justru melihatnya kebalikannya. Anak-anak kita sekarang lebih punya karakter dan lebih kuat menghadapi tantangan yang sedang mereka hadapi,” imbuhnya.
Agus mencontohkan berbagai prestasi yang telah ditorehkan anak-anak Kota Metro sebagai salah satu indikator bahwa generasi muda memiliki kemampuan untuk berkembang dan berprestasi ketika diberikan ruang serta dukungan yang tepat.
“Karena itu, pendekatan pendidikan dan literasi perlu terus berkembang mengikuti perubahan zaman.,” pungkasnya. (Aliando)