Metro, Beritajurnalis.com — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro terus mendorong peningkatan minat literasi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas, Rabu (16/9/2026)
Salah satunya melalui inovasi “Nongki Literasi”, yang menjadi ruang berkumpul sekaligus wadah kolaborasi bagi berbagai komunitas literasi di Kota Metro.
Dikatakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Dra. Farida, M.Si., bahwa Nongki Literasi sebagai wadah organisasi dan tempat berkumpul bagi para pegiat literasi, penerbit, kelompok baca, hingga komunitas lainnya.
“Kalau dulu pernah ada inovasi Ngopi Ngobrol di Teras, sekarang kita ingin mewadahi organisasi atau komunitas, seperti penerbit, kelompok teman baca dan komunitas lainnya dalam Nongki Literasi,” ujarnya.
Menurutnya, setiap kegiatan Nongki Literasi terlebih dahulu menentukan penanggung jawab kegiatan.
“Nantinya, komunitas yang mengikuti bisa menampilkan bermacam-macam kegiatan sesuai tema yang sudah disepakati,” tuturnya.
Farida menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mendekatkan literasi kepada masyarakat. Selain komunitas, pihaknya juga menggandeng sekolah melalui kegiatan seperti lapak baca dan aktivitas literasi lainnya yang dijadwalkan secara berkala setiap bulan.
“Dampaknya bagus sekali. Antusiasme masyarakat berkembang dan banyak yang ingin ikut berpartisipasi,” katanya.
Menariknya, Para komunitas yang terlibat berinisiatif melakukan swadaya untuk memenuhi kebutuhan kegiatan, termasuk menyediakan konsumsi bagi peserta.
“Memang tidak ada anggaran khusus. Tetapi mereka tidak kehilangan akal. Siapa yang bertugas pada hari itu bertanggung jawab. Ada yang membawa air minum, makanan, atau konsumsi lainnya secara swadaya,” jelas Farida.
Sementara itu, Dalam pelaksanaan Nongki Literasi juga menghadirkan kegiatan talk show dengan tema-tema yang berkaitan dengan literasi.
“Narasumbernya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, komunitas, maupun pihak lain yang peduli terhadap pengembangan literasi,” ucapnya.
Farida menilai kolaborasi tersebut penting untuk meningkatkan antusiasme masyarakat sekaligus memperkenalkan kegiatan literasi secara lebih luas. Promosi dilakukan melalui berbagai media, termasuk media sosial.
Ia berharap Nongki Literasi dapat terus berkembang, semakin ramai diikuti masyarakat, serta mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi.
“Harapannya semoga ke depan lebih baik, lebih maju, lebih ramai dan lebih sukses. Yang paling penting, masyarakat semakin memahami tentang literasi,” pungkasnya. (Aliando)