Oplus_131072
Lampung Timur, Beritajurnalis.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Timur bersama pemerintah kecamatan, TNI, BPBD, serta sejumlah pihak terkait melakukan kegiatan pembersihan sampah di sejumlah wilayah, khususnya kawasan perbatasan dan Kecamatan Pekalongan, Jum’at (18/9/2026)
Dikatakan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Lampung Timur, Indra Alfandi Ramlie, bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Pada hari ini kita bekerja sama dengan kecamatan, TNI, BPBD serta pihak lainnya dalam rangka pembersihan sampah-sampah yang ada di wilayah, terutama wilayah kecamatan perbatasan dan wilayah Pekalongan,” ujar Indra.
Ia mengingatkan masyarakat bahwa larangan membuang sampah sembarangan telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lampung Timur Nomor 2 Tahun 2018.
Menurutnya, larangan tersebut mencakup pembuangan sampah secara sembarangan di sungai, drainase, jalan maupun tempat-tempat umum. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.
“Kami berharap ke depannya masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan, sehingga lingkungan yang bersih di Kabupaten Lampung Timur bisa tercapai,” katanya.
Sementara itu, Camat Pekalongan, Miswanto, juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan perbatasan yang menjadi salah satu pintu masuk menuju wilayah Lampung Timur.
“Kebersihan itu tanggung jawab kita bersama. Kalau lingkungan bersih, suasananya nyaman dan indah dilihat,” tuturnya.
Ia juga mengimbau pemilik rumah kos maupun para pelaku usaha untuk menyediakan tempat atau bak sampah bagi warga dan pelanggan.
“Ini digunakan agar warga tidak membuang sampah sembarangan,” ucapnya.
Miswanto berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Agar persoalan sampah di kawasan perbatasan maupun wilayah lainnya di Kecamatan Pekalongan dapat diminimalkan,” pungkasnya. (Aliando)