Metro, Beritajurnalis.com — Kecamatan Metro Pusat mendorong pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan perkantoran melalui program urban farming, Selasa (15/9/2026)
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan contoh kepada masyarakat bahwa lahan sempit sekalipun dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan tanaman pangan.
Dikatakan Camat Metro Pusat, Santi Dewi, bahwa urban farming dilaksanakan setelah adanya arahan dari Pemerintah Kota Metro agar kantor-kantor pemerintahan turut memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian.
“Intinya kita ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa di kantor, dengan lahan yang sempit pun, kita tetap bisa berbuat sesuatu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsep urban farming yang diterapkan di Kecamatan Metro Pusat dibuat sederhana dan disesuaikan dengan kondisi lahan yang tersedia. Hasil panen nantinya direncanakan untuk memenuhi kebutuhan internal kantor, terutama ketika terdapat kegiatan bersama para pegawai.
“Karena lahannya kecil, hasilnya untuk konsumsi kantor. Misalnya ada kegiatan makan bersama. Kalau nanti hasilnya cukup banyak, bisa saja dikembangkan untuk dijual,” jelasnya.
Selain pemanfaatan lahan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk membangun rasa tanggung jawab bersama di kalangan pegawai. Perawatan tanaman, termasuk penyiraman, tidak dibebankan kepada satu orang saja.
Pihak kecamatan bahkan mengatur jadwal penyiraman secara bergiliran agar seluruh pegawai ikut bertanggung jawab dalam merawat tanaman.
Santi berharap gerakan urban farming di lingkungan Kecamatan Metro Pusat dapat berkembang dari kantor menuju lingkungan tempat tinggal para pegawai.
“Harapannya setiap pegawai kecamatan mempunyai niat untuk berbuat juga di rumahnya. Kita mulai dari kantor, kemudian mereka bisa terinspirasi dan memiliki keinginan untuk membuat urban farming di rumah masing-masing,” katanya.
Dengan demikian, urban farming tidak hanya menjadi kegiatan di lingkungan pemerintahan, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan masyarakat dalam memanfaatkan lahan terbatas sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat keluarga. (Aliando)





